Minggu, 03 Mei 2015

๐Ÿ“ƒ Ringkasan Faidah Seputar Tauhid ๐Ÿ“š

๐Ÿ“š Ringkasan Faidah Seputar Tauhid ๐Ÿ“š

๐Ÿ‘ค Pemateri: Syaikh Abdurrazzaq Bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr

๐Ÿ“š Tema : Tauhid (Keesaan) Allah Ta'ala


๐Ÿ“˜ BAGIAN 1 : MUQADDIMAH

๐Ÿ“ Tauhid adalah perkara yang paling agung karena ia merupan alasan manusia dan jin diciptakan. Allah berfirman:

(ูˆَู…َุง ุฎَู„َู‚ْุชُ ุงู„ْุฌِู†َّ ูˆَุงู„ْุฅِู†ْุณَ ุฅِู„َّุง ู„ِูŠَุนْุจُุฏُูˆู†ِ)
" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku" (Ad Dzariyat: 56)

๐Ÿ“Tauhid adalah alasan  kenapa nabi dan rasul diutus dan kenapa kitab diturunkan. Allah berfirman:

(ูˆَู„َู‚َุฏْ ุจَุนَุซْู†َุง ูِูŠ ูƒُู„ِّ ุฃُู…َّุฉٍ ุฑَุณُูˆู„ًุง ุฃَู†ِ ุงุนْุจُุฏُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَุงุฌْุชَู†ِุจُูˆุง ุงู„ุทَّุงุบُูˆุชَ َ)

"Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu" (Surat An-Nahl 36)

๐Ÿ“ Tauhid adalah pondasi utama Islam sebagaimana akar adalah pondasi sebuah pohon. Tidaklah bermanfaat suatu amal kecali dibangun di atas dasar tauhid karena ia merupakan syarat diterimanya ibadah.

(ูˆَู„َู‚َุฏْ ุฃُูˆุญِูŠَ ุฅِู„َูŠْูƒَ ูˆَุฅِู„َู‰ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ู…ِู†ْ ู‚َุจْู„ِูƒَ ู„َุฆِู†ْ ุฃَุดْุฑَูƒْุชَ ู„َูŠَุญْุจَุทَู†َّ ุนَู…َู„ُูƒَ ูˆَู„َุชَูƒُูˆู†َู†َّ ู…ِู†َ ุงู„ْุฎَุงุณِุฑِูŠู†َ)

"Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi" (Surat Az Zumar: 65)

๐Ÿ“ Tauhid adalah fitrah yang Allah tanamkan dalam diri manusia. Allah berfirman:

(ูَุฃَู‚ِู…ْ ูˆَุฌْู‡َูƒَ ู„ِู„ุฏِّูŠู†ِ ุญَู†ِูŠูًุง ۚ ูِุทْุฑَุชَ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„َّุชِูŠ ูَุทَุฑَ ุงู„ู†َّุงุณَ ุนَู„َูŠْู‡َุง ۚ َ)

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu" [Surat Ar-Room 30]

๐Ÿ“ Orang yang tidak bertauhid akan memperoleh kerugian dan kesempitan. Tidakah ketenangan, kebaikan, berkumpul kecuali dengan adanya tauhid. Orang-orang yang mencari tuhan selain Allah tidaklah diterima. Kesemuanya itu hanyalah rekaan dan buatan manusia.

(ุฃَุฃَุฑْุจَุงุจٌ ู…ُุชَูَุฑِّู‚ُูˆู†َ ุฎَูŠْุฑٌ ุฃَู…ِ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْูˆَุงุญِุฏُ ุงู„ْู‚َู‡َّุงุฑُ)

"manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa?" ( Surat Yusuf 39)

Allah juga berfirman:

(ู…َุง ุชَุนْุจُุฏُูˆู†َ ู…ِู†ْ ุฏُูˆู†ِู‡ِ ุฅِู„َّุง ุฃَุณْู…َุงุกً ุณَู…َّูŠْุชُู…ُูˆู‡َุง ุฃَู†ْุชُู…ْ ูˆَุขุจَุงุคُูƒُู…ْ ู…َุง ุฃَู†ْุฒَู„َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจِู‡َุง ู…ِู†ْ ุณُู„ْุทَุงู†ٍ ۚ َ)

"Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu" (Surat Yusuf 40)

๐Ÿ“ Orang yang berakal sehat tidak mungkin akan menerima untuk menyekutukan Allah. Seperti Zaid bin Amr bin Nufail, muwahhid yang hidup di masa jahiliyah. Ia menentang penyembelihan kambing untum berhala karena ia meyakini bahwa Kambing dan juga air dan makanannanya semuanya dari Allah maka bagaimana mungkin Kita menyembelih untuk selain Allah. Maka Rasulullah pun menganggapnya sebagai ahli tauhid.

๐Ÿ“ Syirik adalah kedzhaliman yang paling besar. Allah berfirman:

(ูˆَุฅِุฐْ ู‚َุงู„َ ู„ُู‚ْู…َุงู†ُ ู„ِุงุจْู†ِู‡ِ ูˆَู‡ُูˆَ ูŠَุนِุธُู‡ُ ูŠَุง ุจُู†َูŠَّ ู„َุง ุชُุดْุฑِูƒْ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ۖ ุฅِู†َّ ุงู„ุดِّุฑْูƒَ ู„َุธُู„ْู…ٌ ุนَุธِูŠู…ٌ)

"Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar". [Surat Luqman 13]

๐Ÿ“ Tauhid Adalah kunci surga. Allah berfirman:

(ุฅِู†َّ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَุฐَّุจُูˆุง ุจِุขูŠَุงุชِู†َุง ูˆَุงุณْุชَูƒْุจَุฑُูˆุง ุนَู†ْู‡َุง ู„َุง ุชُูَุชَّุญُ ู„َู‡ُู…ْ ุฃَุจْูˆَุงุจُ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَู„َุง ูŠَุฏْุฎُู„ُูˆู†َ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุญَุชَّู‰ٰ ูŠَู„ِุฌَ ุงู„ْุฌَู…َู„ُ ูِูŠ ุณَู…ِّ ุงู„ْุฎِูŠَุงุทِ ۚ ูˆَูƒَุฐَٰู„ِูƒَ ู†َุฌْุฒِูŠ ุงู„ْู…ُุฌْุฑِู…ِูŠู†َ)

"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan" [Surat Al-Araf 40]

๐Ÿ“˜ BAGIAN 2: HAKIKAT TAUHID ๐Ÿ“˜

๐Ÿ“Makna Tauhid: Menjadikan Allah satu-satunya dalam nama dan sifat-sifat yang menjadi kekhususannya yang sesuai dengan ketinggian dan keagungannya. Meyakini bahwa Allah adalah pencipta, yang menghidupkan dan yang mematikan, menghinakan dan merendahkan, memberi rizqi, raja dari segala raja, seluruh urusan dikembalikan kepada Allah, tiada sekutu baginya.

๐Ÿ“Mentauhidkan Allah berarti menetapkan dan meyakini ketinggian nama dan sifat-sifat Allah. Meyakininya dengan benar sesuai dengan yang Allah tetapkan untuk dirinya tanpa menolaknya, merubah maknanya, atau menyerupakan-Nya dengan yang selain-Nya. Allah berfirman:

(ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠ ู„َุง ุฅِู„َٰู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ۖ ุนَุงู„ِู…ُ ุงู„ْุบَูŠْุจِ ูˆَุงู„ุดَّู‡َุงุฏَุฉِ ۖ ู‡ُูˆَ ุงู„ุฑَّุญْู…َٰู†ُ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ُ * ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠ ู„َุง ุฅِู„َٰู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ุงู„ْู…َู„ِูƒُ ุงู„ْู‚ُุฏُّูˆุณُ ุงู„ุณَّู„َุงู…ُ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُ ุงู„ْู…ُู‡َูŠْู…ِู†ُ ุงู„ْุนَุฒِูŠุฒُ ุงู„ْุฌَุจَّุงุฑُ ุงู„ْู…ُุชَูƒَุจِّุฑُ ۚ ุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุนَู…َّุง ูŠُุดْุฑِูƒُูˆู†َ * ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْุฎَุงู„ِู‚ُ ุงู„ْุจَุงุฑِุฆُ ุงู„ْู…ُุตَูˆِّุฑُ ۖ ู„َู‡ُ ุงู„ْุฃَุณْู…َุงุกُ ุงู„ْุญُุณْู†َู‰ٰ ۚ ูŠُุณَุจِّุญُ ู„َู‡ُ ู…َุง ูِูŠ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ۖ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ْุนَุฒِูŠุฒُ ุงู„ْุญَูƒِูŠู…ُ)

"Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
[Surat Al-Hashr 22 - 24]

Allah juga berfirman:


 ู„َูŠْุณَ ูƒَู…ِุซْู„ِู‡ِ ุดَูŠْุกٌ ۖ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ุณَّู…ِูŠุนُ ุงู„ْุจَุตِูŠุฑُ

"Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat" [Surat Ash-Shura 11]

๐Ÿ“ Kalimat tauhid (ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ ) terdiri dari penafian dan istbat (penetapan). ✅Menafikan semua sesembahan selain Allah dan
✅ menetapkan bahwa tiada tuhan yang berhak untuk disembah kecuali hanya Allah saja.

๐Ÿ“ Tauhid ada 3:
1⃣ Tauhid Rububiyah
Keyakinan bahwa Allah yang mengatur kehidupan: ia yang menciptakan, menghidupkan dan mematikan, memberi rizki, mengatur segala urusan manusai

2⃣ Tauhid Uluhiyah
Keyakinan bahwa hanya Allah lah ilah yang layak untuk disembah. Mentauhidkan Allah dalam masalah ibadah dan ketaatan.

 3⃣ Tauhid Asma dan Sifat Allah
Meyakini bahwa Allah memiliki nama dan sifat yang Allah tetapkan untuk Nya yang sesuai dengan ketinggian dan keagungannya tanpa menolaknya, merubahnya, atau menyerupakan-Nya dengan makhluk-Nya

๐Ÿ“ Tauhid memiliki nawaqish (pengurang kesempurnaan) dan Nawaqidh (Pembatal tauhid).

Nawaqish hanya mengurama kesemperunaan tauhid seseorang adapun nawaqidh bisa membatalkan atay menggugurkan tauhid atau keislaman seseorang

๐Ÿ“Jagalah kesempurnaan tauhid dari 3 penghalang tauhid:
(1) Syirik
(2) Bidah
(3) Maksiat

๐Ÿ“ Tauhid bisa gugur atau batal dengan salah 1 dari 3 penyebab:
(1) Syirik Akbar
Yaitu menyamakan selain Allah sama dengan Allah dalam perkara yang merupakan kekhususan Allah

(2) Kufur Akbar

Yaitu mendustakan kebenaran dari Allah dan  mendustakan Rasululullah. Allah berfirman:

(ูˆَู…َู†ْ ุฃَุธْู„َู…ُ ู…ِู…َّู†ِ ุงูْุชَุฑَู‰ٰ ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ูƒَุฐِุจًุง ุฃَูˆْ ูƒَุฐَّุจَ ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ ู„َู…َّุง ุฌَุงุกَู‡ُ ۚ ุฃَู„َูŠْุณَ ูِูŠ ุฌَู‡َู†َّู…َ ู…َุซْูˆًู‰ ู„ِู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ)

"Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?" [Surat Al-Ankaboot 68]

Atau sombong kepada Allah. Allah berfirman:

(ูˆَุฅِุฐْ ู‚ُู„ْู†َุง ู„ِู„ْู…َู„َุงุฆِูƒَุฉِ ุงุณْุฌُุฏُูˆุง ู„ِุขุฏَู…َ ูَุณَุฌَุฏُูˆุง ุฅِู„َّุง ุฅِุจْู„ِูŠุณَ ุฃَุจَู‰ٰ ูˆَุงุณْุชَูƒْุจَุฑَ ูˆَูƒَุงู†َ ู…ِู†َ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ)

"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir." [Surat Al-Baqara 34]

Atau Berpaling dari ajaran Allah. Allah berfirman:

(ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ุนَู…َّุง ุฃُู†ْุฐِุฑُูˆุง ู…ُุนْุฑِุถُูˆู†َ)

"Dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka" [Surat Al-Ahqaf 3]

(3) Nifaq Akbar

Yaitu orang yang menampakkan keimanan dalam dzhairnya namun menyembunyikan kekufuran dalam hatinya. Allah berfirman:

(ุฅِู†َّ ุงู„ْู…ُู†َุงูِู‚ِูŠู†َ ูِูŠ ุงู„ุฏَّุฑْูƒِ ุงู„ْุฃَุณْูَู„ِ ู…ِู†َ ุงู„ู†َّุงุฑِ ูˆَู„َู†ْ ุชَุฌِุฏَ ู„َู‡ُู…ْ ู†َุตِูŠุฑًุง)

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka." [Surat An-Nisa 145]

Mereka adalah orang yang menampilkan keimanan di sisi kaum muslimin tapi menyembunyikan kekufuran. Allah berfirman:


(ِ ุฅِุฐَุง ุฌَุงุกَูƒَ ุงู„ْู…ُู†َุงูِู‚ُูˆู†َ ู‚َุงู„ُูˆุง ู†َุดْู‡َุฏُ ุฅِู†َّูƒَ ู„َุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ۗ ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ูŠَุนْู„َู…ُ ุฅِู†َّูƒَ ู„َุฑَุณُูˆู„ُู‡ُ ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ูŠَุดْู‡َุฏُ ุฅِู†َّ ุงู„ْู…ُู†َุงูِู‚ِูŠู†َ ู„َูƒَุงุฐِุจُูˆู†َ)

"Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah". Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. " [Surat Al-Munafiqoon 1]

๐Ÿ“Tauhid tidak batal dengan syrik, nifak, dan kufur yang kecil kecil. Ia hanya mengurangi kesempurnaan tauhid. Syirik kecil Seperti bersumpah atas nama selain Allah. Nifaq kecil seperti dalam hadits Rasulullah tentang 3 ciri orang munafiq, kufur kecil seperti mencela nasab.

๐Ÿ“ Dikarenakan tauhid merupakan urusan yang sangat penting, maka seyogyanya kaum muslimin mempelajari dan mengamalkannya dan memperhatikannya melebihi perhatiannya untuk yang selainnya

Semoga Allah menjadikan Kita termasuk ahli tauhid.

ุณุจุญุงู†ูƒ ุงู„ู„ู‡ู… ูˆุจุญู…ุฏูƒ ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุฃู†ุช ุฃุณุชุบูุฑูƒ ูˆ ุฃุชูˆุจ ุฅู„ูŠูƒ

⏰ Masjid Istiqlal, Ahad, 24 Jumadal Ula 1436 H / 15 Maret 2015. Encang iRul.
๐Ÿ“‘ EDISI : USWAH NABI

✒ Beberapa Petunjuk Nabi Shallallahu Alahi Wa Sallam Seputar Menyantap Makanan ๐Ÿ“œ


๐Ÿ“Œ Salah satu petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkaitan dalam hal etika makan yang mesti dipatuhi oleh seorang muslim yakni agar tidak lupa membaca bismillah di awal menyantap makanan dan mengambilnya dengan menggunakan tangan kanan.

๐Ÿ“Œ Dari 'Umar bin Abi Salamah Radhiyallahu anhu, bahwasanya ia mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan di sisinya ada makanan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ุณَู…ِّ ุงู„ู„ู‡َ ูˆَูƒُู„ْ ุจِูŠِู…ِูŠْู†ِูƒِ ูˆَูƒُู„ْ ู…ِู…َّ ูŠَู„ูŠْูƒَ

"Sebutlah nama Allah Ta'ala, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah apa yang ada di dekatmu." [Muttafaqun 'alaih].

๐Ÿ“Œ Pentingnya tasmiyah (membaca bismillah) ini kian jelas dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi orang yang lupa membacanya. Disebutkan dalam satu hadits dari 'Aisyah, ia berkata: Rasulullah bersabda, yang artinya: "Jika salah seorang dari kalian akan makan, hendaklah menyebut nama Allah Ta'ala. Apabila lupa menyebut nama Allah Ta'ala, hendaklah mengucapkan: 'Bismillah awwalahu wa akhirahu'." [HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi dan dishahรฎhkan oleh Syaikh al-Albรขni].

๐Ÿ“Œ Dalam masalah ini, hukum membaca tasmiyah adalah wajib. Jika meninggalkannya dengan sengaja, maka seseorang berdosa dan setan akan menyertainya dalam hidangan tersebut, dan pasti, tidak ada seorang pun yang ingin musuhnya bersama dia menyantap makanan miliknya. (Lihat Syarhu Riyรขdhish-Shรขlihin, Syaikh Muhammad al-'Utsaimin, 2/1051).

๐Ÿ“Œ Karena, di antara manfaat membaca tasmiyah, ialah untuk menghindari campur tangan setan dalam makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi oleh seorang muslim. Sehingga ia pun akan memperoleh keberkahan dengan makanan yang disantapnya.

๐Ÿ“Œ Jika menyantap makanan atau menikmati minuman tanpa disertai membaca bismillah, berarti seseorang telah menyediakan rizki bagi Iblis (setan).

๐Ÿ“Œ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan: Iblis berkata kepada Allah: "Setiap makhluk-Mu telah Engkau terangkan rizkinya. Mana rizkiku?" Kemudian Dia menjawab: "Pada makanan yang tidak disebut nama-Ku padanya". [Lihat ash-Shahรฎhah, 708].

๐Ÿ“Œ Manakala tasmiyah tidak diucapkan, maka setan melakukan "intervensi" kepada manusia. Sehingga berakibat, keberhakan makanan yang tengah disantapnya tercabut. Yang pada gilirannya, bisa menyebabkan seseorang akan menghabiskan makanan maupun minuman yang lebih banyak dari kebutuhan.

๐Ÿ“Œ Dari 'Aisyah, ia berkata: "Nabi makan bersama enam sahabatnya. Kemudian ada seorang Badui datang dan ikut makan (dengan) dua suapan (tanpa membaca bismillah, Pen.). Maka Rasulullah bersabda: 'Seandainya ia mengucapan bismillah, maka akan menjadi cukup bagi kalian'." [Dishahรฎhkan oleh Syaikh al-Albรขni].

๐Ÿ“Œ Bismillah diucapkan ketika akan memulai setiap perkara yang bermanfaat. Dzikir ini mengandung keutamaan, diantaranya sebagai berikut.

1). Terjaga Dari Setan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Apabila salah seorang masuk ke rumahnya dan mengingat Allah (berdzikir) ketika masuknya dan ketika makan, maka setan berkata : “Tidak ada tempat istirahat dan makan malam untuk kalian”. Dan apabila ia masuk dan tidak mengingat Allah ketika masuk, maka setan berkata : ”Kalian telah mendapatkan tempat istirahat dan makan malam. [HR. Muslim]

Imam Nawawi berkata, “Dengan demikian disunnahkan untuk mengingat Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika masuk rumah dan makan”.

2). Menyempurnakan Barakah. Dengan bismillah akan dapat menyempurnakan keberkahan pada amal. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan bismillah (dalam riwayat lain: dengan mengingat Allah) maka amalan tersebut terputus (kurang) keberkahannya."

3). Dilindungi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dari Gangguan Jin.
Rasul Shallallahu 'Alahi Wa Sallam bersabda : “Penghalang antara mata jin dan aurat Bani Adam, apabila salah seorang dari mereka melepas pakaiannya, ialah dengan membaca bismillah.” [Dikeluarkan oleh al-Baihaqi, Abu Nu’aim, Thabrani, Ibnu Sa’ad dengan sanad yang shahih]

๐Ÿ“Œ Usai makan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan supaya seorang hamba bersyukur kepada Allah ar-Razzรขq. Di antara doa yang beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan:

ุงู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ِู„َّู‡ِ ุงู„َّุฐِูŠ ุฃَุทْุนَู…َู†ِูŠ ู‡َุฐَุง ุงู„ุทَّุนَุงู…َ ูˆَุฑَุฒَู‚َู†ِูŠู‡ِ ู…ِู†ْ ุบَูŠْุฑِ ุญَูˆْู„ٍ ู…ِู†ِّูŠ ูˆَู„َุง ู‚ُูˆَّุฉٍ

"Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan yang telah memberi rizki kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku." [Shahรฎh Sunan at-Tirmidzi, no. 2751]

๐Ÿ“Œ Demikian secara ringkas etika makan yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak hanya bermanfaat dalam mendatangkan keberkahan, tetapi, sekaligus mencerminkan rasa syukur hamba kepada Allah, Dzat Pemberi kenikmatan.

Wallahu waliyyut taufiq.

ุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ
ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆุณู„ู… ูˆุจุงุฑูƒ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†، ูˆุขุฎุฑ ุฏุนูˆุงู†ุง ุฃู† ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

@ Admin
♻ Silahkan disebar kiriman ini, semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah. Jazakumullahu Khairan.

 ๐Ÿ“ฒ Daftar : Nama, Pekerjaan, L/P, Alamat, kirim ke 085255343898 (Melalui Whats App Bukan SMS)
BERDOA DENGAN SUARA LIRIH



Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

ุงุฏْุนُูˆุง ุฑَุจَّูƒُู…ْ ุชَุถَุฑُّุนًุง ูˆَุฎُูْูŠَุฉً.

“Berdoalah kepada Tuhan-mu dengan penuh rendah diri dan suara yang lirih.” (QS. al-A’raf: 55)

Ketika menceritakan tentang hamba-Nya Zakariya, Allah ta’ala berfirman:

ุฅِุฐْ ู†َุงุฏَู‰ ุฑَุจَّู‡ُ ู†ِุฏَุงุกً ุฎَูِูŠًّุง.

“Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhan-nya dengan suara yang lirih.” (QS. Maryam: 3)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: “Sesungguhnya kaum muslimin dahulu bersungguh-sungguh dalam berdoa, namun suara mereka tidak terdengar, yakni sekedar bisik-bisik antara mereka dengan Rabb mereka ‘azza wa jalla.”

Beliau rahimahullah menyebutkan beberapa faedah berdoa dengan lirih, di antaranya:

☆ 1. Menunjukkan keimanan yang kuat, sebab orang yang berdoa degan cara demikian meyakini bahwa Allah pasti mendengar suara yang lirih.

☆ 2. Menunjukkan keagungan adab dan pengagungan terhadap Allah. Bila suara-suara tidak dikeraskan di hadapan para raja dunia, dan Allah memiliki perumpamaan yang sempurna, maka Allah lebih berhak dari hal itu. Apabila Dia mendengar suara yang lirih, maka tidak sepatutnya doa di hadapan-Nya dilakukan melainkan dengan suara lirih pula.

☆ 3. Berdoa secara lirih dapat lebih membantu untuk khusyuk.

☆ 4. Memudahkan dan membantu untuk bisa lebih ikhlas.

☆ 5. Dapat lebih membantu untuk menyatukan hati untuk terus merendahkan diri dalam berdoa.

☆ 6. Menunjukkan kedekatan seorang hamba dengan Allah ta’ala. Bila Allah dekat maka tidak butuh mengangkat suara.

☆ 7. Lebih dapat membantu untuk istiqomah dalam berdoa, sebab lisan tidak akan bosan dan anggota tubuh tidak akan lelah, berbeda ketika ia berdoa dengan mengangkat suara.

☆ 8. Berdoa dengan cara seperti ini lebih sesuai dengan sunnah.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat, dan semoga Allah ta’ala mengabulkan doa-doa baik kita. Aamiin.

[Kitab al-Aadaab, Fuad asy-Syalhub, dll.]



✅ Bagian Indonesia
๐Ÿ  ICC DAMMAM KSA
๐Ÿ“ฑ +966556288679
==================
๐Ÿ“… [ 13/07/1436 H ]
ADAB BUANG HAJAT



Berikut di antara adab buang hajat yang kami sajikan secara singkat. Semoga bermanfaat.

1. Ketika masuk dianjurkan mengucapkan “bismillah, allahumma innii ‘audzu bika minal-khubutsi wal-khobaa-its (dengan nama Allah, ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan perempuan).”

2. Ketika keluar dianjurkan mengucapkan “ghufroonaka (ampunilah aku).”

3. Dianjurkan untuk mendahulukan kaki kiri ketika masuk kamar mandi dan kaki kanan ketika keluar.

4. Jika seorang buang hajat di tempat terbuka (bukan di WC), dianjurkan untuk menjauh dari pandangan manusia.

5. Tidak diperbolehkan menghadap ke kiblat atau membelakanginya ketika buang hajat.

6. Tidak diperbolehkan buang hajat di jalanan manusia atau tempat mereka berteduh.

7. Tidak diperbolehkan buang air di air yang menggenang.

8. Diperbolehkan buang air sambil berdiri, namun duduk lebih utama.

9. Wajib beristinjak (membersihkan diri setelah buang air/cebok) setelah buang air.

10. Hindari memegang kemaluan dengan tangan kanan ketika buang air.

11. Diperbolehkan beristinjak dengan air dan batu, atau benda-benda lain seperti tisyu.

12. Tidak diperbolehkan beristinjak dengan batu kurang dari tiga buah.

13. Ketika beristinjak dengan batu hendaknya dengan bilangan ganjil.

14. Tidak boleh beristinjak dengan tangan kanan.

15. Tidak diperbolehkan beristinjak dengan tulang atau kotoran hewan.

16. Tidak membawa sesuatu yang ada lafal Allah ke dalam kamar mandi.

17. Tidak diperbolehkan berzikir ketika buang hajat.

18. Hendaknya tidak berbicara ketika buang hajat kecuali ketika dibutuhkan.

19. Tidak diperbolehkan buang hajat sambil bersiul atau menyanyi.

20. Tidak berlama-lamaan di kamar mandi.

Semoga dimudahkan menerapkannya seraya mengharap keridhaan dari Allah ‘azza wa jalla. Aamiin.

[al-Wajiz Abdul Azhim Badawi, Mausuu’ah al-Aadab al-Islaamiyyah Abdul Aziz Nada]



✅ Bagian Indonesia
๐Ÿ  ICC DAMMAM KSA
๐Ÿ“ฑ +966556288679
==================
๐Ÿ“… [ 14/07/1436 H ]